Manfaat Menulis

Bismillah

Menulis itu penting,menulis itu kerja peradaban,bagi seorang guru menulis itu kewajiban.Menulis adalah bagaimana merangkai ilmu pengetahuan,pengalaman,suasana hati yang berserak dalam ruang dan waktu menjadi kalimat yang baik,indah dan runut. Pramoedya Anatatoer berkata " Sehebat apapun manusia setinggi apapun gelarnya kalau dia tidak mempunyai karya tulis namanya akan hilang di telan zaman", senada dengan nasehat salah satu novelis ternama entah Asma Nadia atau Helvi Tiana Rosa lupa saya he..hee " Bila umur kita tak bisa menyamai panjangnya umur dunia maka menulislah,karena dengan menulis akan memperpanjang nama kita di dunia.

Sungguh tulisan yang benar-benar asli itu mustahil adanya, Buya Hamka mengutip ungkapan seorang Ulama Fakhrudin Arrazy dalam karyanya Tasawuf Modern " Tidaklah ada yang kita dapatkan selama umur kita ini selain dari mengumpulkan kata si fulan dan kata si anu". Jadi,bukan alasan untuk kita tidak menulis lagi. Pengalaman,ilmu,keluasan pengetahuan pasti akan tertulis dengan gaya bahasa yang berbeda oleh orang yang tidak sama.Banyak orng tidak bisa menangkap uraian dari dari seorang penulis,tapi bisa dengan mudah memahami dari penulis lain dalam bab yang sama.

Ada seorang datang kepada Habib Umar bin Abdurrahman al Attas, kemudian berkata " Di tempat kami sudah banyak sekali pengarang buku,karyanya begitu beragam dan sangat banyak,maka kami tak perlu lagi menulis.Lalu Habib menjawab " Apakah menimbulkan kerugian bila seseorang menyeru,setelah sebelumya ada orang yang menyeru?"

Seykh Assubkhi berkata " Seorang yang sangat alim,luas ilmunya besar wibawanya manfaatnya terbatas pada mas hidupnya saja, berbeda ketika beliau mau menulis ia dapat mewariskan ilmu tanpa batas ruang dan waktu.Muridnya akan dapat belajar dari karya tulisannya bisa belajar dikala bingung mengambil iktibar dikala sesat".

Jika santri kehilangan pensil untuk menulis, maka kita jangan sampai kehilangan pensil harapan untuk menulis masa depan dan peradaban



 


Komentar